Strategi Pembelajaran

Secara sederhana keberhasilan pendidikan pendidikan dapat dinilai dari sejauh mana proses pendidikan itu mampu memberikan perubahan kualitas Akademik dan pembentukan Karakter siswa didik.

Layanan Pendidikan Unit Sekolah dilingkungan Yayasan Perguruan Pembda Nias secara terus menerus memperhatikan beberapa hal berikut :

Mutu

Sekolah harus memastikan bahwa layanan pendidikan yang disajikan kepada siswa sehari-hari telah memenuhi standar-standar yang telah ditetapkan secara nasional. Kapasitas tenaga pengajar menjadi faktor yang sangat menentukan dalam hal ini, pemenuhan tenaga Guru yang berkualitas harus sudah dimulai dari awal tahapan perekrutan Guru yang, selain standar pendidikan minimum S1 yang harus terpenuhi, proses seleksi tenaga pengajar yang ketat dan demontrasi pembelajaran dikelas adalah proses yang harus dipenuhi oleh calon-calon tenaga pengajar untuk memastikan kapasitas yang bersangkutan.

Pembelajaran yang menyenangkan

Kemampuan siswa untuk menyerap materi pembelajaran tidak semua sama beberapa siswa dapat dengan mudah untuk memahami materi tetapi beberapa siswa membutuhkan usaha dan dorongan lebih untuk dapat menyerap materi-materi pembelajaran yang disampaikan di dalam kelas dalam kasus tertentu proses pembelajaran dapat menjadi beban yang memberatkan siswa. Sekolah harus mampu merancang dan menerapkan Proses dan Teknik pembelajaran yang memudahkan siswa memahami apa yang disampaikan. Ruang Kelas harus menjadi lingkungan yang menyenangkan bagi siswa yang lepas dari kekakuan , Guru harus dan diberikan keleluasaan untuk menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan kekinian sesuai kondisi siswa.

IPTEK adalah Kunci

Kemajuan Ilmu Pengetahun dan Teknologi telah mengubah wajah dan wajah pendidikan sedemikian rupa sehingga sekolah yang berhasil adalah yang mampu mengimplementasi Teknologi Informasi seperti Internet, E-Learning, Computer Base Test dalam Proses Pembelajaran. Perguruan pembda telah memulai hal ini dan akan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.

Ruang Pengembangan Diri

Tiap siswa memiliki karakteristik dan potensi yang unik dan kita tidak bisa memaksakan siswa mutlak menjadi apa yang diinginkan oleh sekolah tetapi ke arah potensi yang dia miliki. Kita mempercayai bahwa kecerdasan tidak semata-mata kecerdasan Akademik tetapi meliputi banyak kecerdasan lainnya. Oleh karena itu sekolah harus mampu melakukan Screnning Potensi diri siswa dan kemudian memberikan ruang mengembangkan potensi tersebut baik dalam kegiatan Ekstra maupun Non Ekstra Kurikuler.